6 Hal Ini Bisa Membuat Berat Badan Gagal Turun

Diet / February 23, 2019 / Panduan Diet

Katakanlah kamu sudah melakukan diet dan olahraga dengan rutin. Namun mengapa berat badan gagal turun? Adakah yang kurang?

Kebenarannya adalah baik makan dan berolahraga adalah pernyataan yang sangat umum dan relatif dilakukan oleh semua orang.

Bila kamu jujur dan meyakini hal tersebut, tentunya kamu akan mencoba upaya-upaya yang lebih keras untuk diet dan olahraga yang kamu lakukan.

Jika kamu ingin menurunkan berat badan, maka kamu harus fokus bukan hanya pada diet (pengaturan pola makan) atau olahraga saja.

Yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah mengatur gaya hidup yang sehat.

Karena itu, jangan hanya melakukan olahraga dengan perasaan jengkel. Temukan jenis olahraga atau latihan yang kamu inginkan. Jadi, kamu juga bisa menikmatinya.

Untuk program diet, coba ubah pandanganmu terhadap makanan.

Makanan adalah suatu bahan bakar yang akan memberikan energi pada tubuh kamu, bukan untuk ‘memberi makan emosi’ atau mengisi waktu luangmu.

Tak peduli siapapun dan latar belakang kamu, simak informasi berikut terkait dengan 6 hal yang bisa sebabkan berat badan gagal turun meskipun kamu sudah berdiet.

1. Makanan yang Salah Juga Bisa Sebabkan Berat Badan Gagal Turun

 

Jika progres penurunan berat badan lambat atau bahkan sama sekali tak terjadi kemajuan, padahal kamu sudah berolahraga dengan giat, tempat pertama yang harus kamu perhatikan adalah dapur.

Beberapa orang membuang energi mereka hanya untuk membakar kalori.

Sebaliknya, mereka tak pernah sedikitpun meluangkan waktu untuk mempertimbangkan apa yang mereka konsumsi untuk dijadikan sebagai bahan bakar.

Setidaknya, agar berat badan kamu turun maka persentase keberhasilan dietmu harus mencapai 80 persen.

Perlu kamu ketahui, diet akan berhasil jika makanan yang kamu konsumsi sangat bergantung pada kondisi tubuh, metabolisme, dan beberapa faktor lain.

Bila kamu sudah melakukan latihan angkat beban ataupun latihan dengan intensitas berat lainnya, maka kamu juga wajib untuk memperbanyak asupan karbohidrat.

Untuk itu, tidak ada salahnya jika mengonsumsi sumber karbohidrat kompleks seperti kentang, beras, dan umbi atau biji-bijian lainnya.

Tapi hal ini akan berbeda apabila kamu sedang libur latihan, maka prioritaskan untuk memperbanyak asupan protein dan sayur-sayuran. Hindari mengonsumsi banyak makanan yang mengandung karbohidrat.

Untuk itu, sangat penting untuk mengonsumsi roti dan gula. Bila tidak ingin berat badan gagal turun.

Kalaupun ragu apakah makanan itu baik atau tidak, maka sebelum membeli cemilan atau makanan lainnya, tak ada salahnya untuk melihat label pada bungkus makanan tersebut.

2. Berat Badan Gagal Turun Karena Makan Terlalu Banyak

 

Makan terlalu banyak yang dimaksud disini adalah pada saat Anda menahan lapar sehingga menimbulkan binge eating.

Untuk memangkas berat badan, maka kamu harus mengurangi kalori yang masuk dan memperbanyak kalori yang keluar dengan cara membakarnya.

Namun bila akan makan saat menunggu lapar, maka hal tersebut dapat membuat metabolismemu menjadi lambat. Inilah yang dikhawatirkan, karena merasa sangat lapar sehingga akibatnya makan yang terlalu banyak dan tidak terkontrol.

Untuk itu, jangan pernah menunggu lapar untuk makan. Bukan berarti dengan ini kamu bebas makan kapanpun dengan porsi yang diinginkan.

Cobalah untuk makan kecil setidaknya dua jam sekali.

Dengan cara makan lebih sering akan membuat metabolisme tubuh tetap terjaga dan pastinya membuat tubuh lebih berenergi sepanjang hari.

Energi inilah yang akan digunakan tubuh sebagai bahan bakar mempercepat metabolisme tubuhmu.

3. Latihan Kardio Yang Terlalu Banyak Juga Hambat Penurunan Berat Badan

 

Latihan adalah salah satu kunci utama untuk menurunkan badan selain diet.

Tak terkecuali latihan kardio.

Latihan kardio adalah salah satu hal penting dilakukan ketika memasuki program diet.

Manfaat latihan ini antara lain dapat meningkatkan metabolisme hingga menjaga jantung tubuh tetap sehat.

Tapi dengan catatan, bila dilakukan dengan tepat.

Misalnya, melakukan latihan kardio dengan tempo sedang namun dalam waktu yang panjang. Misalnya berlatih kardio di atas mesin treadmill.

Bila dilakukan terlalu lama, maka ini yang bisa menjadi penyebab berat badan gagal turun. Yaitu dapat membuat otot menyusut.

Ketika berlatih kardio terlalu lama, energi yang dibutuhkan tubuh akan mengambil dari protein yang tersedia.

Yang paling disarankan adalah melakukan latihan kardio yang lebih singkat namun volume tinggi. Ada beberapa metode latihan kardio yang bisa diterapkan seperti circuit training atau high intensity interval training.

4. Tanpa Berlatih Angkat Beban

 

Malu karena tidak ingin tubuh berotot hanya karena angkat beban?

Perasaan seperti ini biasanya muncul di kalangan perempuan. Mereka yang ngebet turunkan berat badan namun enggan untuk angkat beban.

Padahal, kombinasi kardio dan angkat beban adalah latihan sempurna untuk mencegah berat badan gagal turun.

Tapi, stigma bahwa angkat beban bisa membuat otot wanita jadi lebih dempal memang masih ada. Padahal tidak demikian.

Konsep sederhana pembakaran lemak adalah semakin banyak otot maka pembakaran lemak semakin tinggi.

Dan salah satu manfaat latihan beban adalah membentuk massa otot lebih besar.

Namun ini berbeda bagi wanita, karena hormon pria maupun wanita sangat berbeda. Karena itulah, angkat beban tidak akan secara praktis membuat tubuh seorang wanita menjadi lebih dempal dan berotot.

Jika kamu menyeimbangkan antara latihan kardio dan angkat beban, maka lemak akan lebih cepat terbakar. Sehingga, otot-otot pun juga akan muncul seiring dengan berkurangnya lemak tubuh.

5. Minimnya Waktu Pemulihan

 

Saking semangatnya untuk turunkan berat badan, kamu memaksa tubuhmu untuk terus berlatih, berlatih, dan berlatih.

Satu hal yang perlu diingat, tubuhmu bukanlah robot. Artinya, ada masanya juga kamu perlu memberikan kesempatan istirahat pada tubuh (recovery).

Ada kalanya juga harus berhenti melakukan latihan dalam sehari penuh. Pemulihan pasca latihan sama pentingnya ketika kamu berlatih.

Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada otot untuk membentuk atau memulihkan diri setelah diberi tekanan yang berat. Dengan begitu, maka kamu akan bisa menambah massa otot yang kamu inginkan.

Bila kamu ingin berlatih terus, latihlah pada setiap kelompok otot yang berbeda untuk masing-masing sesi.

Misalnya, hari ini akan berlatih pada otot dada dan perut, maka besok kamu bisa latihan kaki dan lengan.

6. Berat Badan Gagal Turun Karena Stres

 

Latihan sama halnya ketika memberikan stres pada tubuh kamu. Bila kamu menyeimbangkan stress dengan waktu pemulihan, maka hal tersebut dapat membakar lemak berlebih dalam tubuh.

Namun, apabila tidak memberikan istirahat pasca latihan, maka hal tersebut malah berdampak negatif. Tubuhmu akan mulai menghasilkan jumlah hormon stres atau yang sering dikenal dengan kortisol.

Jika kadar kortisol normal, maka hal itu sangat penting untuk menunjang proses pembentukan otot dan energi kamu ketika latihan.

Apabila jumlah kortisol terlalu banyak, maka hal tersebut justru akan menyebabkan dampak yang buruk dan menyebabkan timbunan lemak yang tidak kamu sadari.

Satu-satunya yang menyebabkan hormon kortisol meningkat bukan hanya terjadi ketika overtraining, melainkan juga saat kamu stres dengan kehidupan pribadi. Untuk itu, kamu harus menjaga kondisi agar tak stres dan menyebabkan tingginya produksi kortisol.

Sekarang sudah tahu kan alasan kenapa berat badan gagal turun? Semoga bermanfaat.