Puasa Bikin Gemuk? Ini Penyebabnya!

Diet / May 9, 2019 / Panduan Diet

Benarkah puasa bikin gemuk? Ya mungkin saja itu terjadi, pun sebaliknya. Kalau memang terjadi, bagaimana hal itu bisa terjadi?

Untuk mengembalikan kondisi tubuh yang cenderung lemas saat berpuasa, asupan nutrisi harus tetap terjaga saat berbuka. Namun, karena terlalu lama menahan lapar, terkadang kamu akan melakukan “balas dendam” saat berbuka.

 

Kamu akan berbuka dengan porsi yang sangat besar saat berbuka, memakan berbagai jenis makanan yang tersedia sampai terpuaskan. Alhasil, kamu akan terasa sangat kenyang dan hal tersebut dapat membuatmu menjadi tidak sehat.

Bila kamu terus melakukan hal tersebut selama satu bulan, berat badan pasti akan meningkat. Seharusnya, puasa mempunyai manfaat yang baik bagi tubuh, namun karena pola makan yang salah, manfaat tersebut musnah begitu saja.

Selain karena makan yang berlebihan, berikut ini beberapa penyebab kenapa puasa bikin gemuk tubuh.

Konsumsi Makanan Kalori Tinggi

Saat bulan puasa seperti ini, muncul berbagai jenis makanan dan minuman yang menggoda selera saat waktu berbuka. Namun, beberapa jenis makanan dan minuman tersebut bisa mempunyai dampak yang kurang sehat bagi tubuh.

Makanan berlemak, gorengan atau makanan berkalori tinggi lainnya dapat meningkatkan berat badan. Oleh karena itu, hindari makan makanan berkalori tinggi saat berbuka.

Selain itu, biasanya kamu berbuka dengan makanan yang mengandung karbohidrat sederhana seperti nasi putih, berbagai makanan ringan dan cemilan seperti biskuit, cokelat, permen, kue.

Tubuh menyerap karbohidrat sederhana dengan cepat, sehingga cepat terasa lapar meskipun sudah mengonsumsi makanan yang berkarbohidrat sederhana dalam jumlah besar. Sehingga dapat membuat berat badanmu meningkat.

Makan dengan kalori berlebih dapat menyebabkan tubuh menimbun lemak.

Agar konsumsi kalori dan kebutuhan nutrisi seimbang saat puasa, atur asupan nutrisi. Asupan nutrisi yang baik terdiri dari 50 persen karbohidrat kompleks, 40-45 persen protein, dan 5-10 persen lemak sehat di porsi makan.

Sedangkan pembagian kebutuhan kalori harian dari porsi makanan yang baik yaitu 10-15% saat berbuka, 30-35% saat makan malam, 10-15% sesudah tarawih, dan 30-35% saat sahur.

Kelebihan Kadar Glukosa

Kamu akan merasa lemas saat berpuasa. Penyebab utama dari munculnya rasa lemas adalah turunnya kadar gula darah secara berlebihan dalam tubuh.

Untuk mengantisipasi turunnya kadar gula darah secara berlebihan, disarankan bagi kamu untuk mengonsumsi glukosa yang menjadi salah satu sumber tenaga yang penting bagi tubuh.

Berbuka dengan minuman atau minuman yang manis biasanya dilakukan untuk mengembalikan kadar gula darah yang turun.

Namun bila hal itu berlebihan akan berdampak tidak baik bagi tubuh. Itulah salah satu alasan kenapa puasa bikin gemuk.

Makanan dan minuman yang rasanya terlalu manis seperti donat, es campur dan minuman bersoda mengandung indeks glikemik tinggi. Indeks glikemik adalah skala atau angka yang diberikan pada makanan tertentu berdasarkan seberapa cepat makanan tersebut meningkatkan kadar gula darah.

Mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat membuat cadangan glukosa menjadi berlebih. Kadar gula darah naik terlalu drastis dan pankreas akan terkejut. Glukosa berlebih tidak baik untuk tubuh karena dapat menimbulkan penyakit diabetes bila hormon insulin dalam tubuh tidak memadai.

Selain itu, bila glukosa menumpuk dan tidak digunakan menjadi energi, glukosa akan disimpan pada jaringan lemak dan bisa membuat berat badanmu meningkat.

Agar sumber energi tetap ada, pilih makanan dan minuman yang mempunyai indeks glikemik rendah. Makanan yang mempunyai indeks glikemik rendah adalah buah-buahan seperti pisang dan apel.

Selain itu, makanan yang tinggi serat seperti kurma juga dapat meningkatkan glukosa secara perlahan.

 

Puasa Bikin Gemuk Karena Kamu Kurang Aktivitas

Biasanya kamu akan menjadi malas dalam melakukan aktivitas fisik saat berpuasa apalagi untuk berolahraga. Bila porsi yang dimakan saat berbuka bertambah banyak namun tidak diimbangi dengan olahraga, hal tersebut bisa menyebabkan berat badanmu akan bertambah.

Untuk mencegah berat badanmu tidak naik, lakukan olahraga ringan seperti berjalan, bersepeda, latihan di matras seperti squats, abs, dan push up.

Namun perlu diingat, lakukan olahraga pada waktu yang tepat seperti saat pagi hari sebelum matahari terbit, sore hari ketika menjelang waktu berbuka atau antara 2-3 jam setelah berbuka puasa. Selain itu, kamu juga harus mempertimbangkan durasi olahraga atau latihan.

Sudah tahu kan kenapa puasa bikin gemuk? Yang paling utama adalah jadikan momen puasa ini untuk membuat tubuhmu menjadi lebih sehat. Jangan sampai membuat dampak yang tidak baik bagi tubuh. Selamat berpuasa.