13 Makanan untuk Tingkatkan Metabolisme Tubuh

Nutrition / May 29, 2018 / Panduan Diet

Penurunan berat badan akan berjalan optimal apabila metabolisme tubuh meningkat. Inilah 13 makanan yang dapat membantu tingkatkan metabolisme tubuh kamu.

Program fat loss (menurunkan berat badan) dengan metabolisme adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

Ketika memiliki berat badan yang berlebih, maka jika ingin memiliki bentuk tubuh yang ideal serta kesehatan yang optimal, praktis kamu akan dituntut untuk mengurangi berat badan.

Yaitu dengan cara memangkas kadar lemak berlebih.

Namun, ada banyak hal yang sedikit banyak mempengaruhi apakah program tersebut berjalan dengan maksimal atau tidak. Salah satunya adalah tingkat metabolisme tubuh.

Ketika metabolisme tubuh rendah, maka ini bisa menghambat program penurunan berat badanmu. Sebab, kamu cenderung akan lebih sering sedikit bergerak namun daya atau nafsu makan cukup tinggi.

Bila dibiarkan terus-menerus, maka potensi tubuh untuk menyimpan lemak juga akan semakin tinggi.

Hasilnya? Program penurunan berat badan yang kamu lakukan juga akan tanpa hasil.

Tidak ingin ini terjadi padamu bukan?

Karena itulah, salah satu aspek penting selama program diet adalah menjaga metabolisme agar tetap tinggi. Bagaimana caranya? Dengan mengonsumsi beberapa makanan seperti di bawah ini:

1. Tingkatkan Metabolisme Tubuh dengan Asam

 

Asam sendiri termasuk dalam kategori buah yang sangat sering dijumpai di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Ternyata, buah yang sering digunakan dalam masakan ini juga dapat membantu menurunkan berat badan. Yaitu dengan tingkatkan metabolisme tubuh.

Dikutip dari Elle.com, hasil studi menunjukkan bahwa buah asam dapat membantu menekan nafsu makan serta memangkas lemak tubuh dengan cara mengontrol produksi hormon serotonin (rasa kenyang), meningkatkan pembakaran lemak, dan menambah kemampuan tubuh untuk menciptakan sel-sel lemak baru.

2. Kunyit

 

Salah satu bahan (bumbu) masakan ini terkenal akan warna kuningnya.

Kunyit dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Namun selain itu, kunyit ternyata juga mampu membantu menurunkan kadar lemak berlebih dalam tubuh.

Dalam studi yang dilakukan di Tufts University, hasilnya menunjukkan bahwa tikus yang diberi konsumsi kunyit (curcumin), yaitu salah satu pigmen aktif dalam kunyit, ternyata memiliki berat badan dan kadar lemak yang rendah.

3. Jus Tomat

 

Percayakah bahwa makanan ini ternyata juga dapat membantu tingkatkan metabolisme dalam tubuh?

Dan tentu saja, ini membuat tomat juga dapat membantu menurunkan berat badanmu.

Diketahui bahwa tomat dapat mengurangi peradangan (inflamasi), sehingga hal ini dapat mengecilkan sel lemakmu.

Pada studi yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition, para peneliti menemukan bahwa konsumsi 11 ons just tomat selama 20 hari, dapat membantu mengurangi peradangan sistemik pada wanita dengan berat badan berlebih.

Dalam jus tomat juga telah terbukti dapat meningkatkan adiponektin, atau protein yang bisa membantu memecah kadar lemak tubuh. So, tidak ada alasan lagi untuk enggan konsumsi tomat, apalagi jika kamu ingin miliki tubuh langsing ideal.

4. Kale

 

Sudah pernah mendengar nama sayuran ini kan?

Ya, kale dikenal dengan raja sayuran karena mengandung banyak nutrisi di dalamnya.

Salah satu manfaat dari segudang nutrisi di dalam kale ternyata juga dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara menekan nafsu makan.

Spesialnya, sayuran ini juga bisa membantu membersihkan racun yang ada dalam tubuhmu.

Dalam empat cangkir kale mengandung kurang lebih 10 gram serat dan nutrisi detoksifikasi yang cukup untuk mengisi ulang jalur detoksifikasi hati selama 48 jam.

Yang perlu diketahui adalah, ketika tubuhmu terbebas dari racun saat mengonsumsi kale, maka praktis keinginan untuk konsumsi makanan mengandung gula cukup rendang, apalagi gorengan yang merupakan makanan berlemak yang sering dihindari oleh pelaku diet.

5. Ikan Salmon

 

Ikan salmon sudah lama terkenal akan kandungan proteinnya yang tinggi. Sehingga banyak fitnes mania seperti kamu yang sering menambahkan ikan ini ke dalam menu diet.

Selain protein, ikan salmon juga mengandung omega 3 yang bisa membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Ini sangat berguna untuk membantu mengurangi kadar lemak berlebih dalam tubuh serta mengecilkan ukuran pinggangmu.

Ikan salmon juga dapat tingkatkan metabolisme tubuh karena ikan ini juga dapat mengaktifkan hormon tiroid.

6. Brokoli

 

Jika digambarkan, salah satu nutrisi dalam brokoli ini bisa memberitahu lemak untuk saatnya dibakar.

Ya benar, salah satu nutrisi dalam brokoli juga disebut dengan sulforaphane phytonutrisi.

Nutrisi tersebut merangsang enzim yang memberitahu sel lemak agar segera dibakar. Jadi, jangan ragu lagi untuk rutin mengonsumsi brokoli ya.

7. Alpukat

 

Siapa bilang semua lemak itu tidak baik dikonsumsi saat kamu menerapkan program penurunan berat badan?

Nah, alpukat adalah salah satu buah yang mengandung lemak baik yang disebut dengan monounsaturated fat atau lemak tak jenuh tunggal.

Lemak ini menjadi sinyal agar hormon pembakar lemak bekerja lebih optimal.

Selain itu, alpukat juga membantu menghindari hormon penyimpanan lemak tubuh.

Buah yang pada umumnya berwarna hijau ini juga dapat tingkatkan metabolisme tubuh dengan cara melindungi bagian sel penghasil energi dari radikal bebas.

Dari banyak rekomendasi konsumsi alpukat, kamu bisa mencoba membuatnya seperti Guacamole (makanan tradisional dari Meksiko) untuk membantu turunkan berat badan.

8. Kacang Brazil

 

Kacang-kacangan adalah salah satu dari sekian banyak menu diet yang difavoritkan. Selain mudah didapat, makanan ini juga mengandung nutrisi yang cukup besar untuk program diet maupun kesehatan secara keseluruhan.

Tapi sudahkah kamu mendengar tentang kacang brazil?

Jika belum, maka kamu disarankan untuk segera konsumsi kacang ini bila goal-mu adalah untuk menurunkan berat badan.

Kacang Brazil dikenal sebagai salah satu makanan untuk memacu dan tingkatkan metabolisme tubuh, yakni dengan cara mengubah hormon tiroid menjadi lebih aktif.

Selain itu, kacang Brazil juga disebut-sebut dapat membantu membuang racun yang menghalanginya untuk membakar lemak dalam tubuh.

9. Biji Chia

 

Bila kamu sudah sering menerapkan program diet, mungkin kamu juga telah menambahkan makanan ini ke dalam menu diet.

Ya, biji Chia sangat populer akan makanan yang sarat dengan nutrisi. Antara lain protein, omega 3, dan serat.

Nutrisi-nutrisi tersebut sudah banyak terbukti mampu menekan nafsu makan, tingkatkan metabolisme tubuh, mengaktifkan glukagon atau salah satu hormon pembakaran lemak dalam tubuh.

10. Tiram

 

Tiram (Oysters) adalah salah satu menu terbaik untuk program menurunkan berat badan. Kenapa?

Karena makanan ini dapat membantu menjaga program diet kamu, karena selain mengandung rendah kalori (hanya 50 kalori dalam enam tiram).

Dan tentu saja, tiram juga mengandung zinc (seng) yang cukup tinggi, sehingga perannya dapat membantu mengurangi nafsu makan yang berlebihan.

11. Minyak Kelapa (Coconut Oil)

 

Minyak kelapa mengandung cukup tinggi Medium Chained Triglycerides (MCTs). Ini sangat disukai oleh tubuh untuk menambah energi, sehingga sangat sedikit kesempatan untuk dikonversi (tersimpan) menjadi lemak.

Hasil studi yang dibuplikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, orang yang konsumsi minyak kelapa secara rutin dalam 16 minggu, mengalami penurunan lemak dalam tubuh (khususnya area perut) lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang menggunakan minyak zaitun.

Meski begitu, bukan berarti minyak kelapa lebih baik dari minyak zaitun secara general. Kenapa? Karena banyak sekali manfaat lain yang diberikan oleh minyak zaitun, yang juga tidak kalah dengan minyak kelapa.

Dan akan lebih baik jika kamu rutin mengonsumsi kedua makanan tersebut.

12. Kayu Manis

 

Ini adalah salah satu bahan yang terkenal sebagai penambah aroma dalam makanan.

Namun bukan hanya itu, kayu manis juga dapat membantu memindahkan glukosa ke dalam sel lebih cepat sehingga hormon insulin (hormon penyimpan lemak) banyak yang dibuang.

Sudah siap untuk tingkatkan metabolisme tubuh kamu?