Ciri Metabolisme Lambat Bisa Karena 6 Hal Ini

Nutrition / April 5, 2019 / Panduan Diet

Sudah tahu-kan ciri metabolisme lambat? Kalau dibiarkan terus-menerus bisa menjadi penyebab kegemukan. Lalu apa saja yang menyebabkan melambatnya metabolisme tubuh?

Kamu mungkin sudah tahu jika metabolisme lambat seiring bertambahnya usia.

Meski demikian, banyak faktor terutama pola makan yang salah, seringkali menjadi penyebab menurunnya laju metabolisme tubuh sehingga kamu lebih susah menurunkan berat badan.

Berikut ini beberapa kebiasaan yang bisa Anda perbaiki untuk menjaga mesin pembakar lemak dalam tubuh Anda menyala sepanjang hari, yang dikembangkan oleh para pakar gizi Georgia State University.

Ciri Metabolisme Lambat Bisa Dari Pola Diet yang Tidak Tepat

1. Kurang makan

Kamu perlu memangkas kalori untuk menurunkan berat badan, tetapi penting untuk tidak melakukannya secara berlebihan.

Bila kamu makan lebih sedikit dari yang dibutuhkan untuk fungsi biologis dasar yang biasa disebut BMR (Basal Metabolic Rate), maka tubuh akan menurunkan metabolismenya. Ini juga akan memecah jaringan otot pembakar kalori yang berharga untuk energi.

2. Sengaja menghindari kafein

Kafein adalah stimulan sistem saraf pusat, sehingga bisa mempercepat metabolisme hingga ke 5-8 -% – sekitar 98-174 kalori per hari. Menurut studi di Jepang, secangkir teh yang diseduh dapat meningkatkan metabolisme tubuh sebesar 12%. Peneliti percaya bahwa antioksidan catechin dalam teh dapat meningkatkan metabolisme. Meski demikian, tetap konsumsi kafein secukupnya, jangan sampai berlebihan.

3. Karbohidrat yang kamu konsumsiadalah karbohidrat simple

Tingkatkan asupan serat dengan beralih ke roti gandum, nasi merah dan makan lebih banyak buah dan sayuran. Penelitian menunjukkan bahwa beberapa serat dapat mempercepat pembakaran lemak sebanyak 30%. Kamu perlu untuk mengonsumsi sebanyak 25 gram sehari.

4. Pasti, kurang protein

Pastikan protein terkandung dalam setiap makanan yang kamu konsumsi. Protein sangat dibutuhkan untuk membantu meningkatkan metabolisme tubuh, meningkatkan perkembangan otot, menjaga nafsu makan dan menjaga otot bebas lemak. Penelitian menunjukkan protein dapat membantu proses pembakaran kalori hingga sebanyak 35%.

5. Selain itu, juga kurang vitamin dan mineral

Vitamin dan mineral merupakan nutrisi penting yang turut berperan dalam menjaga metabolisme dan sistem tubuh yang berjalan optimal. Jadi, jika kamu kurang memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dari makanan sehari-hari, suplemen multivitamin dan mineral patut dipertimbangkan untuk dikonsumsi. Vitamin, terutama vitamin D penting untuk menjaga metabolisme tetap berjalan cepat.

Sayangnya, para peneliti memperkirakan sebagian besar dari kita tidak mendapatkan cukup vitamin D melalui diet sehari-hari. Kemudian mineral seperti besi juga sangat penting untuk mengangkut oksigen yang dibutuhkan otot kamu untuk membakar lemak. Selain zat besi, penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi kalsium melalui makanan susu seperti susu rendah lemak dan yogurt rendah lemak dapat membantu membakar lemak dan mengurangi penyerapan lemak dari makanan lain.

6. Kurang minum

Air merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk membantu meningkatkan metabolisme tubuh agar mampu membakar lemak tubuh secara optimal. Untuk itu, pastikan kamu minum air putih dalam jumlah cukup, yaitu 8 gelas sehari.

Nah, setelah mengetahui beberapa kebiasaan makan yang bisa memunculkan ciri metabolisme lambat, maka mulailah perbaiki kesalahan diet tersebut dan segera aktifkan pembakaran lemak dalam tubuhmu.